Larangan Isbal dan perintah makan dan minum dengan tangan kanan


Diriwayatkan oleh Al-imam Muslim rohimahullohuta’ala:

Sebaik-baik tempat yang paling di cintai Alloh subhanahuwata’ala adalah Masjid

Masjid yang senantiasa di isi oleh ibadah kepada Alloh subhanahuwata’ala dan termasuk juga menuntut ilmu di dalamnya.

Pembahasan pada pertemuan kali ini adalah seputar adab-adab seorang muslim dalam berpakain, sebagaimana di riwayatkan dari ibn Umar rodhiallohu’anhu dia berkata: Rosululloh Sallallohu’alaihi wasallam bersabda:

وَعَنْ اِبْنِ عُمَرَ -رَضِيَ اَللَّهُ عَنْهُمَا- قَالَ: قَالَ رَسُولُ اَللَّهِ صلى الله عليه وسلم ( لَا يَنْظُرُ اَللَّهُ إِلَى مَنْ جَرَّ

ثَوْبَهُ خُيَلَاءَ ) مُتَّفَقٌ عَلَيْه

Dari Ibn Umar Rodhiallohu’anhuma berkata: Rosululloh sallallohu’alaihi wasallam bersabda: “Alloh tidak akan melihat kepada orang yang menyeret pakaiannya sebagai kesombongan” (Muttafakun’alaih)

Sebagaimana di riwayatkan pula oleh Al-imam Malik rahimahullohuta’ala dalam kitabnya Almuwaththa’, dari Abu said alkhudri radhiallohu’anhu, dari Nabi Sallallohu’alaihi wasallam beliau bersabda:

Pakaian seorang mu’min sampai pertengahan betis, namun tidak ada dosa bagi dia apabila dia menurunkannya sampai di atas matakaki, adapun yang menutupi kedua matakaki ancamannya adalah Neraka

Hadits tentang adab makan dan minum:

وَعَنْهُ أَنَّ رَسُولَ اَللَّهِ صلى الله عليه وسلم قَالَ: ( إِذَا أَكَلَ أَحَدُكُمْ فَلْيَأْكُلْ بِيَمِينِهِ, وَإِذَا شَرِبَ فَلْيَشْرَبْ

بِيَمِينِهِ, فَإِنَّ اَلشَّيْطَانَ يَأْكُلُ بِشِمَالِهِ, وَيَشْرَبُ بِشِمَالِهِ ) أَخْرَجَهُ مُسْلِمٌ

Dari Ibnu Umar Radliyallaahu ‘anhu bahwa Rasulullah Shallallaahu ‘alaihi wa Sallam bersabda: “Apabila seseorang di antara kalian makan hendaknya ia makan dengan tangan kanan dan minum hendaknya ia minum dengan tangan kanan, karena sesungguhnya setan itu makan dengan tangan kirinya dan minum dengan tangan kirinya.” Riwayat Muslim

Simak selanjutnya pembahasan dari kitab Bulughul Marom min jami’ adillatil ahkam karya Alhafidz Ibnu hajar al-asqolani rahimahulloh, bab kitab jami’ oleh Ust. Asykari hafidhohulloh

Download kajian

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s