94. Barang Siapa Diberi Kebaikan, Hendaklah Membalasnya -110


94. Barang Siapa Diberi Kebaikan, Hendaklah Membalasnya -110

157/215.  Dari Jabir ibnu Abdullah Al Anshari, ia berkata, “Nabi bersabda,

من صنع إليه معروف فليجزه فإن لم يجد ما يجزيه فليثن عليه فإنه إذا أثنى عليه فقد شكره وان كتمه فقد كفره ومن تحلى بما لم يعط فكأنما لبس ثوبى زور

“Barang siapa diberikan kebaikan, maka hendaklah membalasnya. Jika tidak mendapatkan sesuatu yang digunakan untuk membalas, maka hendaknya memujinya, karena dengan memujinya berarti dia telah berterima kasih kepadanya. Jika dia menyembunyikannya, maka sesungguhnya dia telah mengkufuri (tidak mensyukurinya). Barang siapa menghias diri dengan sesuatu yang tidak diberikan (kepadanya), maka seakan-akan dia memakai dua baju kebohongan (palsu).”

 Shahih, di dalam kitab Takhrijut-Targhib (2/55), dan di dalam Ash-Shahihah (617). Tirmidzi, 25- Kitab Al Birru wash-Shilah, 87 Bab Ma Ja’afil-Mutasyabbi’ bi Ma La Yu’tha)

 158/216. Dari Ibnu Umar, ia berkata, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,

 من استعاذ بالله فأعيذوه ومن سأل بالله فأعطوه ومن أتى إليكم معروفا فكافئوه فان لم تجدوا فادعوا له حتى يعلم أن قد كافئتموه

 ‘Barang siapa memohon perlindungan kepada Allah, maka lindungilah dia. Barang siapa meminta karena Allah maka berilah dia, dan barang siapa memberi kebaikan kepadamu maka balaslah ia. Jika kalian tidak mendapatkannya, maka doakanlah ia sehingga ia tahu bahwa engkau sungguh telah membalasnya’.

 Shahih, di dalam kitab Ash-Shahihah (254). Abu Daud 9- Kitab Az-Zakat, 38- Bab Athiyyatun Man Sa’ala Billah).

Download Kajian

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s