108. Berlapang Dada Terhadap Orang Lain-124


108. Berlapang Dada Terhadap Orang Lain-124

185/246. Dari Atha’ bin Yasar berkata,

لقيت عبدالله بن عمربن العاص، فقلت:أخبرني عنصفة رسول الله صلي الله عليه وسلم في التوراة، قل: أخل، والله. إنه لموصوف في التوراة ببعض صفته في القرآن (يا أيها النبي إنا أرسلناك شاهدا ومبشرا ونذيرا)[الأحزب:٤٥]وحرزا للأميين أنت عبدي ورسولى سميتك المتوكل ليس بفظ ولا غليظ ولا صخاب في الأسواق ولا يدفع بالسيئة السيئة ولكن يعفو ويغفر ولن يقبضه الله تعالى حتى يقيم به الملة العوجاء بأن يقولوا لا إله إلا الله ويفتحوا بها أعينا عميا وآذانا صما وقلوبا غلفا

“Saya bertemu dengan Abdullah bin Amru ibnu Al ‘Ash, lalu saya berkata, ‘Ceritakanlah kepada saya mengenai sifat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam dalam kitab Taurat.'” Atha’ berkata, “Lalu Abdullah bin Amru berkata, ‘Baiklah. Demi Allah! sesungguhnya beliau mempunyai sebagian sifat yang ada dalam kitab Taurat sama dengan di dalam Al Qur’an, (Hai Nabi, sesungguhnya Kami mengutusmu untuk jadi saksi dan pembawa kabar gembira dan pemberi peringatan) (Qs. Al Ahzaab (33): 45) dan sebagai benteng bagi orang-orang awam. Engkau hamba-Ku dan rasul-Ku. Aku namakan engkau dengan Al-Mutawakkil (orang yang pasrah), tidak keras, tidak bengis dan bukan orang-orang yang berteriak-teriak di pasar, bukan orang yang membalas kejahatan dengan kejahatan sepertinya, tetapi memberi maaf dan memaklumi. Sekali-kali Allah tidak akan mewafatkannya sehingga dia menegakkan agama yang bengkok, agar mereka berkata, Tiada Tuhan yang wajib disembah kecuali Allah.” Dengan kalimat itu mereka membuka mata-mata yang buta, telinga-telinga yang tuli dan sanubari yang lupa (tertutup).'”

 Shahih (Bukhari, Kitab At-Tafsir, 48- Surah Al Fath, 3- bab {lnna Arsalnaaka Syaahidan wamubasysyiraan wa Nadhiiraan).

 186/248. Dari Muawiyah berkata, “Saya mendengar dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam satu perkataan yang Allah memberikan manfaat kepada saya dengan perkataan itu. Saya mendengarnya bersabda -atau dia berkata-, saya mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,

 إنك إذا اتبعت الريبة في الناس أفسدتهم

‘Apabila engkau memata-matai kesamaran pada orang lain, maka engkau telah merusak mereka!”

 Shahih, di dalam kitab Takhrijus-Sunnah (1073). (Abu Daud, 40-Kitab Al Adab, 37- Bab finNahyi ‘anit-Tajassus).

Download Kajian

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s