120. Kedermawanan Jiwa -136


210/276. Dari Abu Hurairah, dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,

 

ليس الغنى عن كثرة العرض ولكن الغنى غنى النفس

 

“Bukanlah kekayaan itu karena banyaknya harta, tetapi kekayaan itu adalah kekayaan jiwa.”

 

Shahih, di dalam kitab Takhrijul Misykah (16).(Bukhari, 81- Kitab Ar-Riqaqu, 15- Bab Al Ghina Ghinan-nafsi. Muslim, 12- Kitab Az-Zakat, 40- Laisal Ghina ‘an katsratil ‘aradhi, hadits 120).

211/277. Dari Anas berkata,

خدمت النبي صلى الله عليه وسلم عشر سنين فما قال لي اف قط وما قال لي لشيء لم افعله ألا كنت فعلته ولا لشيء فعلته لم فعلتهخدمت النبي صلى الله عليه وسلم عشر سنين فما قال لي اف قط وما قال لي لشيء لم افعله ألا كنت فعلته ولا لشيء فعلته لم فعلته

Saya melayani Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam selama sepuluh tahun, lalu beliau tidak pernah berkata, ‘Uff (hus),’ kepada saya sama sekali dan tidak berkata kepada saya karena sesuatu yang belum saya kerjakan, ‘Mengapa engkau dahulukan melakukanya?’ dan tidak pernah berkata kepada saya karena sesuatu yang saya telah melakukannya, ‘Mengapa engkau melakukannya?'”

 

Shahih, di dalam kitab Mukhtasharus Syama’il (296).(Bukhari, 78- Kitab Al Adab, 39- Bab Khusnul-khuluqi, wama yukrahu minal bukhli.  Muslim, 43-  Kitab Al Fadha’il 13-  Bab Kana Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam ahsanan-nasi khuluqan, hadits 51).